9:28 PM Posted In ALL ABOUT POEM Edit This 0 Comments »
Hadirmu membuat hati terusik
Hati yang telah terisi namun kosong
Hangatmu memaksa jiwa tersentuh
Jiwa yang kokoh namun rapuh
Adamu mencipta rasa berkembang
Rasa yang tak pernah jelas tambatan
Tulusmu menyentuh raga tergetar
Getaran yang tak sepantasnya kurasakan
Uluran tanganmu mendorong jemariku tergerak
Sementara lenganku sesungguhnya telah tersandar
Sandaran yang nyata tapi terkadang semu
Perasaan yang tumbuh tapi terkadang padam
Ingin kuraihmu dan lepaskannya
Asa ingin menggapaimu dan tinggalkannya
Tapi rasa belum menetap
Tuk bisa berharap
Memilih satu untuk abadi
Meyakini satu untuk selamanya….
Hati yang telah terisi namun kosong
Hangatmu memaksa jiwa tersentuh
Jiwa yang kokoh namun rapuh
Adamu mencipta rasa berkembang
Rasa yang tak pernah jelas tambatan
Tulusmu menyentuh raga tergetar
Getaran yang tak sepantasnya kurasakan
Uluran tanganmu mendorong jemariku tergerak
Sementara lenganku sesungguhnya telah tersandar
Sandaran yang nyata tapi terkadang semu
Perasaan yang tumbuh tapi terkadang padam
Ingin kuraihmu dan lepaskannya
Asa ingin menggapaimu dan tinggalkannya
Tapi rasa belum menetap
Tuk bisa berharap
Memilih satu untuk abadi
Meyakini satu untuk selamanya….
No comments:
Post a Comment