DIRI YANG HILANG

7:22 PM Posted In Edit This 0 Comments »
Hilang.......
Ada yang hilang dari diriku.......
Abstrak......
Sulit terdefinisi tapi jelas terasa
Sulit dimengerti tapi nyata adanya

Hilang.......
Ada yang hilang dari diriku.......
Samar......
Sulit kuterima tapi kental terasa
Sulit kumaklumi tapi otentik adanya

Kau mampu membunuh jengkal-jengkal karakterku
Kau sanggup menjebolkan benteng pertahananku
Kau menguliti setiap lapisan logikaku
Kau merombak sebagian mimpiku

Aku seperti kehilangan jati diriku
Aku seperti kehilangan akal sehatku
Aku seakan-akan bukanlah aku
Aku seolah-olah bukan diriku

Aku tak mampu lagi mengatur hatiku
Aku bahkan tak bisa lagi menghukum rasaku
Aku menjadi gagap menyembunyikan hatiku
Aku bahkan tak dapat lagi menata rinduku

HATI YANG TAK MUMPUNI

7:12 PM Posted In Edit This 0 Comments »
Hati ini tak cukup mumpuni untuk menerima cobaan ini
Hati ini tak cukup mumpuni untuk menghadapi kesulitan ini
Hati ini tak cukup mumpuni untuk mengantongi rintangan ini
Hati ini tak cukup mumpuni untuk memikul beban berat ini

Hati ini belum lagi mumpuni untuk menghanguskan cinta kita
Hati ini belum lagi mumpuni untuk membunuh setiap kerinduan kita
Hati ini belum lagi mumpuni untuk menenggelamkan rasa kita
Hati ini belum lagi mumpuni untuk menyingkirkan setiap keindahan kita

Hati kita ingin mumpuni melawan badai yang menerjang
Hati kita ingin mumpuni berjibaku dengan krisis yang menerpa
Hati kita ingin mumpuni berjalan ditengah derasnya pertentangan
Hati kita ingin mumpuni bertahan didalam perihnya "peperangan"

Tapi.....hati kita tiada mumpuni........
Tiada pernah dan tiada akan mumpuni.........

RASA YANG BERGULAT

6:58 PM Posted In Edit This 0 Comments »
Rasa ini bergulat.......
Bergulat antara keyakinan dan keraguan
Bergulat melawan perbedaan karakter yang menyesakkan
Bergulat menghadapi kepyahan dan kekuatan

Rasa ini bergulat.......
Bergulat antara mempertahankan dan melepaskan
Bergulat merenungi kerinduan dan kekecewaan
Bergulat menyusuri keindahan dan kegelapan

Cinta ini membungkamku.....Ditengah hiruk pikukku
Semakin ingin kubuang semakin menyesakkanku

Cinta ini menundukkanku......Ditengah kesombonganku
Semakin kuat kuberontak semakin ketat mengikatku

Cinta ini melumpuhkanku......Ditengah ketegakanku
Semakin keras ku kutampik semakin sering kau hadir

Pergulatan ini.....entah kapan bisa aku pentalkan
Pergulatan ini.....sampai batas apa mampu aku lewati
Pergulatan ini.....harus bagaimana aku lumpuhkan

PERMAINAN CINTA

7:24 AM Posted In Edit This 0 Comments »
Aku terjebak,
Terjebak dalam permainan yang kumainkan sendiri.....
Tak pernah terpikir dibenakku

Aku terjatuh,
Terjatuh dalam kubangan yang tak sengaja kubentuk sendiri.....
Tak pernah terbayang disadarku

Aku tersekap,
Tersekap dalam lilitan persoalan yang kuciptakan sendiri.....
Tak pernah terlintas dikhayalku

Saat itu......
Kau kupersilahkan masuk dalam hidupku
Bukan masuk dalam hatiku
Kau kuijinkan singgah meramaikan hariku
Bukan untuk menetap selamanya

Saat ini......
Kau menggerogoti setiap celah kosongku
Tanpa pernah aku tahu kapan bermula
Kau mengantongi perhatian dan pikiranku
Tanpa bisa aku bentengi lagi

Mengapa semua yang kusepelekan menjadi besar
Kenapa semua yang kuhindarkan menjadi nyata

Permainan ini sudah tak pantas lagi aku sebut permainan
Ketika tak ada kalah dan menang
Permainan ini sudah tak layak untuk diremehkan
Ketika objek menjadi subjek dan subjek menjadi objek

CINTA YANG TERSUDUT

7:22 AM Posted In Edit This 0 Comments »
Perjalanan panjang membuat kita meyakini ini cinta
Rintangan berat memaksa kita mengakui ini cinta
Lika-liku kita menyentuh penyadaran bahwa ini cinta
Hitam putih kita menuntun penghargaan tentang cinta

Cinta kita ada......Cinta ini nyata
Cinta kita satu......Cinta ini sulit terpisahkan
Cinta kita indah.....Cinta ini tak terbantahkan
Cinta kita tumbuh.....Cinta ini belum terpadamkan

Cinta itu kini tersudutkan....
Tersudutkan oleh cemoohan
Tersudutkan oleh pertentangan
Tersudutkan oleh restu yang tak pernah teraih
Tersudutkan oleh realita yang tak bersahabat

Cinta itu kini terpojokkan....
Terpojokkan oleh perbedaan
Terpojokkan oleh ketimpangan
Terpojokkan oleh hina dina yang menyesakkan
Terpojokkan oleh kenyataan yang tak berpihak

TERLANJUR TERCURI

7:20 AM Posted In Edit This 0 Comments »
Kau muncul tanpa permisi
Kau ada tanpa izin resmi
Tapi sekonyong-konyong mencuri perhatian

Kau hadir untuk aku cemoohkan
Kau ada untuk bisa aku rendahkan
Tapi sekonyong-konyong mengisi kekosongan

Kau adalah dirimu yang sarat keganjilan
Kau ialah dirimu yang tiada memiliki keindahan
Tapi sekonyong-konyong mereduksi kehampaan

Puitismu mencuri sukmaku
Perhatianmu mencuri rasaku
Waktumu mencuri waktuku
Sanjunganmu mencuri jiwaku

Masuknya dirimu dihidupku sulit dikeluarkan
Melubernya dirimu dipikiranku sulit dibendungkan
Terbenamnya dirimu dihariku tak bisa diabaikan
Teresapnya dirimu dibenakku tak dapat dilunturkan
Meskipun aku harus......
Walaupun aku ingin......

Apakah ini artinya kau telah mencuri sebagianku?
Apakah ini maknanya kau terlanjur mencuri hatiku?

PUING KEKINIAN

6:47 AM Posted In Edit This 0 Comments »
Aku tak mau menjadikan rasa kita menjadi PUING
Aku tak kuat menjadikan cinta kita menjadi PUING
Tapi KINI aku harus mau
Tapi KINI aku harus kuat

Aku belum melangkah maju dengan kita
Aku belum berbenah merapihi hidupku
Tapi KINI aku harus melangkah
Tapi KINI aku harus berbenah

Aku gagal menjadikanmu lelaki kuat
Aku gagal membentukmu menjadi tangguh
Tapi KINI aku harus berhasil bangun
Tapi KINI aku harus sukses “berperang”

Aku takut membuang kenangan kita menjadi PUING
Aku selalu kalah melawan hati kita yang harus menjadi PUING
Tapi KINI aku harus berani
Tapi KINI aku harus ”menang”

KINI, aku ingin menangis menghadapi PUING-PUING kebersamaan kita
KINI, aku hanya bisa meratapi PUING-PUING keceriaan kita
KINI, aku hanya mampu pasrah menyesali PUING-PUING keindahan kita

DEFISIT TEGAR

9:21 AM Posted In Edit This 0 Comments »
Air mata ini menetes perlahan.....
Perlahan namun pasti

Bulir-bulirnya mulai menyapu pipiku
Hingga akhirnya deras membasahi kulit wajahku bak air bah

Air mata ini tak kuasa kuhentikan
Perih ini tak mampu aku tolerir

Kerasku sekejap melunak cenderung lembek
Tegakku sesaat melemah menuju kegoyahan
Kuatku seketika melumpuh condong kearah rapuh
Sedihku serempak bergulir mengiringi ceriaku

Ketegaranku tereduksi......ke titik nadir
Ketegaranku mengalami defisit.....ke titik nol
Ketegaranku terkikiskan.....ke titik awal
Tegar yang susah payah aku bangun
Tegar yang sekuat tenaga aku susun

Ternyata aku, adalah aku yang gemar menipu diriku sendiri
Ternyata aku, adalah aku yang masih tenggelam dalam keangkuhanku
Ternyata aku, adalah aku yang kini kalah oleh kebohonganku
Ternyata aku, adalah aku yang hanya bisa meratapi kesombonganku
Menampik cinta yang ada.......
Menutup hati yang seharusnya terbuka.......
Menghindari rasa yang mulai mekar.......
Memberangus hati yang mulai menggeliat.......

STIGMA GAMANG

6:56 AM Posted In Edit This 0 Comments »
Gamang..............
Stigma itu begitu kuat merasuk dilubuk hatimu
Stigma itu begitu konsisten menguntit langkahmu
Stigma itu begitu erat meresap pikiranmu
Stigma itu begitu lekat merasuki jiwamu
Stigma itu begitu mesra memeluk rasamu

Kutemui itu didirimu setelah naik turun perjalanan kita
Kulihat itu setelah jatuh bangun kebersamaan kita
Kudapatkan itu setelah hitam putih keindahan kita
Kupahami itu setelah sedih dan bahagia melewati kita
Kuyakini itu setelah riak gelombang menghampiri kita

Kau terlalu mudah kalut ketika kebingungan menyelimutimu
Kau terlalu gampang galau ketika keraguan melingkupimu
Kau terlalu mudah menyerah ketika kekecewaan menghinggapimu
Kau terlalu gampang menghindar ketika ketakutan menyergapimu
Kau terlalu mudah gamang ketika ketidakpercayaan menghampirimu

Jika kau teramat mencintai kegamanganmu, apa aku pantas mempertahankanmu?
Bila kau sangat memuja kegamanganmu, apa aku masih perlu mempercayaimu?
’Percaya bahwa kau tak akan meninggalkanku’
’Percaya bahwa kau tak akan mengacuhkanku’
’Percaya bahwa kau akan selalumendampingiku’
’Percaya bahwa kau akan selalu melindungiku’
’Percaya bahwa kau akan selalu disisiku’
Pertanyaan itu menjadi sering menyeruak dalam benakku..........
Dan jawabannya adalah........
’Aku tak kuasa untuk percaya kau akan sanggup menjagaku’
’Aku tak mampu memaksamu bertahan ketika kau ingin pergi’
’Aku tak sanggup dan tak mau lagi ditinggalkan’
’Aku tak dapat yakin kau akan selalu setia menggenggamku’
’Aku belum tentu selalu ada untuk memaklumi kediamanmu’
’Aku tak selalu bisa bersedia menerima keacuhanmu’

Stigma gamangmu terlalu menyeramkanku
Stigma gamangmu begitu menghantuiku
Stigma gamangmu terlalu menakutkanku
Stigma gamangmu memaksaku untuk tidak buta....oleh rasa ini
Stigma gamangmu mengantarkanku untuk mengorbankan hati ini.....
Yang harus sakit menghindarimu
Yang harus terluka melepasmu