JANUARIKU - MINGGU KETIGA

1:00 PM Posted In Edit This 1 Comment »
19 Januari 2009, Senin.
Hp frenku tiba-tiba tidak bisa dicas. Waduh, kenapa lagi nih, hp Hi-Technya saja belum sembuh alias masih koma kok sekarang malah hp frennya ikut-ikutan ngambek ga jelas. Hmm, sabar din, nunggu hari sabtu untuk memastikan hp frennya yang eror atau casannya yang aus.
Ketidakaktifan frenku ternyata membuat beberapa fansku merasa kehilangan he3, maklum biasa leluasa ngobrol dengan fren....Hmm, emang susah jadi selebritis yang selalu dirindukan suaranya........

20 Januari 2009, Selasa.
Menu makan siang dikantin kali ini adalah teri!!!, yang ga jelas rasanya, ga jelas dimasaknya gimana, ga jelas tujuannya mau kemana.....Sebenarnya bukan terinya yang salah, teri juga bisa menjadi hidangan yang lezat asal bisa mengolahnya ehem2, cuma ya berhubung kemampuan sang koki terbatas, jadilah masakan teri yang menyedihkan ini. Yah, kalau saja tidak mengingat bahwasanya cacing-cacing piaraanku sudah meringis minta dinafkahi lahiriah, pastilah teri itu tak kusentuh, tapi setidaknya jajanan umi bisa membantuku meningkatkan selera makan. Ternyata disaat-saat menu menyedihkan seperti ini, cemilan yang dijual umi bisa melegakan nafas hi3...Tak heran kalau fans umi begitu membludak.
Untungnya menu makan dimess adalah ibunya teri, eh neneknya teri alias ikan nila asam manis, menu kesukaanku....

21 Januari 2009, Rabu.
Rapat kali ini lumayan panas cenderung berawan he2...Point yang menarik perhatianku malah wacana yang muncul untuk memindahkan jam istirahat yaitu menggabungkannya menjadi 1 jam agar lebih efektif. Good ide sih kalau memikirkan efisiensi dan tujuan peningkatan produktivitas, tapi wacana ini masih terlalu prematur karena kita semua sudah terbiasa dengan jam istirahat yang sekarang. Let’s see........
Hari ini telepon teh heni lagi meeting akhirnya lewat sms deh.....Lagi perlu MA.

22 Januari 2009, Kamis.
Hari ini kembali masuk jam 6. Yach, demi supaya besok bisa keluar kantor early, dan bisa mampir ke Bandung untuk memperbaiki hpku yang ngadat eh ngeheng. Sedih juga sih, pengalaman pertama punya hp dual card langsung kecewa. Euforia menikmati hp yang menarik perhatianku karena tv tunnernya itu tak sampai genap 2 bulan, hua3, hiks3, uhuk3.....
Hari ini aul pergi kebandung bareng Pa Budastra untuk kalibrasi alat-alat standar (kalibrator)

23 Januari 2009, Jumat.
Hari ini kerja cuma sampai jam 10, kabur tanpa pamit ama boss, he3, emang anak bandel!!...Feelingku ibu tidak bakal cari aku hari ini, eh ternyata feelingku salah, ternyata ibu mencari diriku tepat setelah aku kabur, wuhhh, i’m unlucky....Setelah aku udah dibis dan sms aul untuk pamit, dia kasitau kalau ibu cari aku dan complain kenapa aku cabut ga izin dulu dengan beliau....Yach, gimana ya bu, bukan dini namanya kalau ga menyalahi aturan hi3...Ngga lagi, bukan karena aku nakal, tapi memang aturannya yang belum jelas (ngeless....), tadinya aku pikir kalau izin kantornya aku ganti jamnya dengan hari lain, tidak perlu izin lagi ha3....Kan aku sudah punya tabungan jam dengan 5 hari masuk jam 6 pulang jam 4.

24 Januari 2009, Sabtu.
Hari ini bangun siang.....Wuh, ini baru hari libur! Bukan hari libur namanya kalau tidak bangun siang, wakakakk.....Baru on jalan keluar setelah duhur. Hunting casan hp fren, karena setelah dicek dengan casan frennya danu, ternyata hpku baik-baik saja, so yang bermasalah adalah casannya. Akhirnya muter-muter cari casan hp fren. Setelah datang ke mobile 8 center dicipto ternyata direkomendasikan ke jalan pagongan. Di”one stop” aku tiba-tiba tertarik dengan sebuah nomor perdana yang sarat angka ”13” yang notabene adalah angka keberuntunganku. Alhasil aku beli juga kartu perdana mentari itu, so sekarang aku punya nomor mentari deh (iseng banget sih koleksi kartu.....:-)).
Setelah sukses masalah hp, target selanjutnya adalah PGC, tentunya judulnya shopping, shopping and shopping qeqeqe........
Pulangnya ngga lupa beli brownis keju coklat kesukaan ibu dikartini yang kata ibu uenakknya pooolll....

25 Januari 2009, Minggu.
Hari ini ultah bapak yang ke-58. Tidak terasa yach, ternyata bapakku sudah tua juga. Semoga aja selalu diberi nikmat kesehatan, karena yang terpenting adalah sehat, sehat dan sehat. Pokoknya aku berdoa semua yang baik-baik untuk ayahku tercinta cieee....cuit3.......
Jam 9-an aku dan bapak nemenin danu melancarkan aksi ”driver”nya. Lumayanlah udah cukup jago setir mobilnya, anak laki sih emang pasti cepat belajarnya kan udah biasa jadi penguasa jalan meskipun dengan motor. Kata bapak mah danu masih perlu terus latihan sebelum akhirnya dianggap layak untuk bikin SIM A. Muter-muter cirebon dengan supir danu, bolehlah udah OK, walaupun masih diarahin terus ama bapak. Padahal tanpa sepengetahuan bapak, kata danu mah dia suka nyetir mobil temen, wuh kalau bapak tahu pasti dimarahin habis tuch anak, untung kakaknya yang imut ini bisa jaga rahasia.
Jam 11 kita jemput ibu dirumah terus kita langsung cabut ke dadap, juntinyuat dan sekitarnya untuk wisata kuliner seafood yang sedang trend disana. Acara ini sudah aku rencakan jauh-jauh hari sebagai moment perayaan ultah bapak.
Akhirnya di MINA AYU kita menyantap hidangan laut dengan pemandangan laut didepan mata. Dengan saung khas sunda tapi makanan khas Indramayu, hmmmm, ikan bakar,cumi bakar dan udang bakar menjadi santapan lezat dengan semilir angin laut dan ”view” aktivitas para nelayan lengkap dengan perahu-perahu nelayan yang hilir mudik.
Sebenarnya aku ingin banget naik perahu dan melaju ketengah laut menikmati nuansa full laut, tapi sepertinya ombak laut yang memang sedang genit membuat ibu tidak mengizinkanku berselancar ketengah laut mengikuti aktivitas nelayan disana.
Selesai berkuliner seafood, tujuan kita selanjutnya adalah ziarah kemakam kakek nenek dari ibu. Terakhir kali waktu ziarah bulan puasa kemarin aku tidak bisa ikut, dan sekarang akhirnya aku bisa kembali ”menengok” mereka dipembaringan terakhirnya. Musim penghujan membuat makam dipenuhi oleh tumbuhan, ilalang, rumput dan koloni-koloninya. Akhirnya dengan bantuan jasa penggembala kambing akhirnya makam my grandpa and my grandma kembali bersih. Kita berempatpun larut dalam kekhusyukan doa yang dipimpin bapak.
Setiap bertandang ke daerah itu, ”rumbah” menjadi salah satu kuliner yang tidak boleh dilewatkan. Dan setelah puas menikmati rumbah, kita pun pulang dengan kekenyangan.
Sampai Cirebon malam, dan perjalanan kita hari ini diakhiri dengan lawatan kita kerumah ceu-ceu.

JANUARIKU - MINGGU KEDUA

12:54 PM Posted In Edit This 1 Comment »
12 Januari 2009, Senin.
Hari ini masuk kerja jam 6, tapi bangunnya kurang pagi, jadi aja mandinya asal-asalan. Asal basah, asal kena sabun, asal kena air he..he....Untung Welly tidak kesiangan lagi setelah aku ”warning” untuk menjadi ”driver”ku. Lumayan gitu deh, seharusnya jam 5.30 udah siap nunggu bis didepan jalan tapi dengan naik motor jam 5.45 baru cabut dari mess.
Uuueeghh, dinginnya begitu meresap euy, mungkin karena hari masih terlalu dini. Sampai dikantor tepat jam 6.
Hari ini lagi-lagi aku didaulat pa Adi untuk mengantarkan apoteker baru kemess. Apoteker R&D kali ini anak ITB ”fresh graduated”, orang bogor. Diminta pa Adi masuk tgl 16 Januari.
Tadi pagi on line ku terganggu alias ”disconnect”, kirain karena lagi eror soalnya kata abang emang lagi sering terputus, berulang-ulang aku restart, eh ternyata karena pulsaku habis ha..ha..... Akhirnya isi pulsa deh, dan daftar flash lagi, lumayan lama juga daftarnya, sering eror.
Dua hari terakhir ini teman sejawat dan seperjuanganku sherlly dan lulu muncul difriendster setelah beberapa waktu kita masing-masing tenggelam dalam kesibukan. Meskipun hanya lewat fs tetap saja heboh.

13 Januari 2009, Selasa.
Berhubung ada yang ingin aku kerjakan, makanya hari ini kuputuskan untuk masuk jam 6 lagi. Lumayanlah nabung jam he..he.
Tapi lagi-lagi udara pagi yang super ”tiris” memaksaku untuk mandi kucing. Dengan ala koboi, aku siap berangkat dengan wajah yang menahan dingin.
Kali ini Welly dengan sombongnya tidak mau mematuhi peraturan mengendarai motor!! Alias tidak mengenakan helm. Hmmm, dia bilang sih ingin benar-benar merasakan udara pagi yang masih bersih ini. Tapi sebenarnya aku sudah tahu maksud sebenarnya dari perbuatannya itu. Tak lain dan tak bukan adalah untuk mempertahankan bentuk rambutnya yang disudah ditata dan dibentuk sedemikian rupa. Nampaknya tahun baru tidak memberikan trademark baru untuk model rambutnya yang ternyata masih konsisten dengan model ”berdiri”nya itu . Perjalanan kekantor yang sangat lancar dan masih sepi dengan enjoynya dinikmati welly, sedangkan aku cuma bisa sesekali berteriak-teriak kedinginan, bergumam, dan mengigil. Perjalanan dengan motor memang memaksaku untuk sedikit tersiksa karena angin dan udara pagi yang lebih terasa.
Oya, kemarin mas azis sakit, flu, demam, masuk angin, dan saudara-saudaranya (biasanya emang satu paket tuh penyakit....). Jadi hari ini kayanya dia istirahat seharian, dan ternyata benar saja waktu dia telepon siang hari ternyata dia baru bangun. Semoga cepat sembuh yach, makanya udah tahu cuaca lagi jelek, kurang sayang badan, sok kuat, jadi deh sistem imunmu ”marah”.
Tami....hmm udah seminggu lebih kita berdua tidak ”contact”, eh tiba-tiba hari ini dia telepon setelah magrib. Kalau tami telepon biasanya pasti udah punya banyak ”stok” bahan obrolan seru. Benar saja, rumpi sana rumpi sini, curhat ini, curhat itu....Sedih, senang, BT, bahagia, bingung, ilfil, pusing, senyum, itu adalah ”gado-gado”nya cerita-cerita yang kita punya.

14 Januari 2009, Rabu.
Wuh, hari ini gara-gara ada ”makhluk planet” yang mengajak ngobrol malam sampai menjelang tengah malam, jadinya ngga berhasil masuk jam 6 lagi deh plus karena gerimis yang masih belum mau absen ketika matahari sudah mulai bergeliat. Makanya ketika terbangun jam 5 pagi dan melihat situasi ”tidak mendukung”, aku sms welly untuk meng”inform” kalau aku belum ”bergairah” untuk berangkat gawe, terus selimutan lagi dan....bobo lagi deh. Nah gara-gara tidur lagi ini makanya ”kebablasan”. Jadi perlu dicatat : dalam sejarahku ke armoxindo, ini adalah kali kedua aku pergi kerja tanpa mandi!!!!!
Ala super koboi, cuma cuci muka, langsung pake baju kerja, lalu....”ting-ting” aku ternyata tetap terlihat elagan meskipun belum....ehem2....(kayanya kaga bakalan ada yang nyadar kalau aku belum mandi hi..hi...). Untung saja kemarinnya aku mandi agak malam, jadi ya masih bersih kali yaaa......
Syukur deh, seharian dikantor tidak ada yang tahu”statusku” yang belum mandi ini, wakakak....Mungkin wajahku memang sudah imut kali yee, ngga ngaruh mandi atau belum....
Ueggh, sesampainya dimess hal yang pertama kali aku lakukan adalah mandi!!, meskipun perutku ini sudah merasa sangat lapar.....
Hari ini janjian ama my brother untuk pulang ke Cirebon pada liburan imlek nanti. Sekalian merayakan ultah bapak pada hari minggunya. Katanya minggu depan ujiannya sudah selesai.

15 Januari 2009, Kamis.
Rapat dipindah hari ini karena kemarin Pa Budastra seminar. Tapi ternyata ibu ngga ikut rapat, maklum lagi banyak PO, soalnya stock meeting bareng pa Hanin memang agak molor..Rapat tanpa ibu sudah dipastikan jadi lebih santai, lebih bebas dan lebih rileks. Tidak bisa dikategorikan sebagai ”hot meeting” meskipun sempat terjadi adu argumen tentang pelaksanaan monitoring udara berkaitan dengan alat ”particle counter” yang baru datang. Pa Santoso sang manager QC melemparkan wacana agar monitoringnya dilakukan tiap hari tapi menurut Aulia sang pelaksana dan Pa Budastra sang manager produksi tidak setuju dengan usulan itu.....Hmmm, aku sebagai notulen? Tentunya lebih suka mencatat perdebatan itu, sembari sesekali menggoyangkan kepala kekanan dan kekiri, mengikuti alur ”letak” kedua belah pihak yang memang berlawanan. Disadari atau tidak, posisi duduk kita disetiap rapat memang tidak pernah berubah. Padahal sebenarnya dan seharusnya bebas-bebas saja seperti waktu kuliah, tapi entah kenapa masing-masing orang tidak pernah ”selingkuh” untuk pindah kekursi lain selain yang biasa didudukinya diruang rapat kita tercinta ini
Hari ini mas azis nongol diYM dan ternyata dia masih sakit, bahkan katanya rabu malam kemarin ketika acara pertunangan adiknya adalah demam terparahnya gara-gara siangnya kehujanan waktu jalan kepengrajin..
Tami telepon pas pulang kantor, ngerumpi lagi deh......
Malamnya apoteker baru main kekamarku, yaa ngobrol sana-ngobrol sini gitcu deh.....

16 Januari 2009, Jumat.
Wuuhhhh, cuaca benar-benar menggila! Hujan tiap hari, pokoe tanpa hari tanpa guyuran hujan.
Masalahnya daerah cibodas gitu lohhh, ngga musim hujan saja sudah dingin, apalagi musim hujan kaya gini....Sepertinya seminggu ini memang udara sangat tidak bersahabat, poooL dinginnya!. Menyentuh air keran seperti air kulkas, bahkan bantal sprei dan selimut pun semuanya ikutan kompak berdingin ria, lengkaplah penderitaan kita. Wuh bener-bener butuh kehangatan neh, kompor..kompor...i need kompor he..he...he......

17 Januari 2009, Sabtu.
Menghabiskan hari divilla....TV sudah ada gambarnya lagi setelah dibenerin antenanya ama jejen, yah meskipun tidak lengkap semua channel tapi lumayanlah....
Jadwal karaokeku gagal karena tiba-tiba mic-nya tidak keluar suaranya, wah pengaturannya masih belum aku kuasai, gimana neh, udah gatal mau unjuk gigi, eh unjuk suara, eh unjuk gaya, tapi,,,ah, mic-nya sedang tidak bersahabat.

18 Januari 2009, Minggu.
Hari ini genap 8 bulan sejak aku berkenalan dengan ”kakek” sejak ultahku mei tahun lalu....Tidak terasa ternyata sudah 8 bulan aku mendapatkan musibah karena bertemu dengan makhluk sepertinya. Sulit diidentifikasi keberadaannya, tidak mudah pula memunculkan sosoknya kepada dunia, karena dia ”gelap”, meskipun aku sudah berusaha memberinya ”cahaya”.
Kondisinya yang sedang tidak prima tidak mampu membunuh keinginannya untuk bertemu denganku sekalipun perjalanannya tidak bisa dibilang dekat.

JANUARIKU – MINGGU PERTAMA

3:34 PM Posted In Edit This 1 Comment »
04 Januari 2009, Minggu
Uh, kemarin malam adalah hari pertamaku menginjakkan kaki kembali ”dibumi” cipanas.....
”Terplanning” dan terlaksana balik kemess memang hari sabtu, dengan satu tujuan : biar minggu tinggal ”asoy” alias santai-santai sebelum besoknya kerja. Tapi apa daya sampai dimess malam hari sehingga keinginan untuk beres-beres mess tidak dapat dilakukan sesuai jadwal dibenakku he..he......
Akhirnya acara dan kegiatan wajib yaitu menciptakan kamar yang ”fresh” setelah ditinggal 10 hari baru bisa dikerjakan hari ini. Hmmm, aroma ruangan yang tertutup rapat tanpa sinar matahari dalam waktu yang cukup lama memang kurang enak, so dengan ”semangat 45” dan ”jiwa chauvinisme” pada kamarku tercinta ini segera kuaplikasikan dengan menyingkirkan semua debu yang singgah disetiap sudut ruanganku. Sapu, lap meja, kemoceng, ember, kain pel, sikat, adalah seperangkat perkakas yang tersalurkan untuk dapat ”menyulap” kamarku kembali segar. Boneka-boneka cantikku kujemur (meskipun udara sama sekali tidak panas hiks, hiks....maklum awan mendung masih senang bergelayut diawal bulan januari ini....). Kain sprei dan kain bantal semuanya aku ganti dengan yang baru, dan tidak lupa tentunya kamar mandiku yang ”teronggok” disalah satu sudut ruangan kamarku juga menjadi sasaran tembakku selanjutnya. ”Bath tub”nya nampak sedikit kusam, dengan tenaga ekstraku maka bisa kusihir kembali bersih. Begitupun lantai kamar mandiku yang tak kalah ikut-ikutan suram, dengan ”gaya inem”ku maka dapat kembali tercerahkan. Dan, ups dinding keramik kamar mandiku tidak seputih biasanya, maka dengan kelihaian goyanganku akhirnya segera ”kinclong” seperti semula.
Fyuuh, Aaagh, Heegh, Uuugh, itu adalah sepaket ekspresi yang terpancarkan dariku setelah ”aktivitas” bersih-bersihku hari ini........

05 Januari 2009, Senin
Hari ini adalah hari pertama kerja setelah libur panjang sejak Natal (25 Desember 08 – 04 Januari 09)....Libur panjang? Yups, karena lama libur natal dan tahun baru kali ini mengalahkan libur lebaran. Tapi tentu saja libur yang tidak gratis bung! Alias dipotong cuti 2 hari dan dibayar kerja 2 hari disetiap hari sabtu dibulan Desember kemarin. Tak heran jika teman-teman apotekerku yang juga punya kampung halaman yang jauh sepertiku (Cirebon jauh yach? Ya gitu deh kan makan waktu 7 jam), tidak menyia-nyiakan kesempatan ”long holiday” itu untuk ”terbang” kerumah mereka masing-masing. Aulia ke Tuban, Abang armi ke Padang dan Welly ke Jogja.
Hari pertama gawe ditahun 2009!!!!!!! Hmmm akan aku catat sebagai ”start” awal untuk ”merefresh” otakku. Dihari ini juga adalah hari pertama apoteker baru R&D, Yeni Maryani, apoteker UNPAD ”fresh graduated”. Tanpa aku sadari ternyata menjadi ”guide” apoteker baru telah menjelma sebagai salah satu ”jobdesk”ku, so aku ajak dia kebeberapa ruangan untuk dikenalkan dengan beberapa ”awak kapal” Armoxindo Farma ini, termasuk menampilkan ”bayangan” tugas dan pekerjaan yang telah menantinya. Maklum, sebagai orang baru dia pasti masih butuh banyak ”tuntunan”, dan semua orang termasuk aku pun pernah merasakan menjadi orang yang sedikit ”bingung” dilingkungan kerja yang baru.

06 Januari 2009, Selasa
Hari ini aku membereskan berkas dokumen registrasi produk yang di”toll”kan ke PT. Gracia Pharmindo.
Masih banyak data yang kurang, sehingga perhatianku akhirnya terpecah untuk menyicil dokumen registrasi PANSTOP T yang tertunda karena belum ada laporan validasi metoda analisanya. Arrgh, aku kok jadi sering tidak fokus, ingin mengerjakan banyak hal tapi jam kerja sepertinya terlalu cepat berjalan. Yang satu belum selesai, tapi memikirkan pekerjaan yang lain, uuughhh......! Fokus donk jeng!!
Diluar dugaan, apoteker baru R&D dijemput ibunya untuk berhenti kerja. Ada alasan yang dia ceritakan detail padaku sebelum dia pergi yang bisa dijadikan alasan untuk dijelaskan pada orang-orang Armoxindo, tapi ternyata dibalik itu semua ada alasan lain yang lebih kuat yang dia ceritakan padaku via hp dan email setelah dia meninggalkan Armox, suatu alasan yang dia minta hanya aku simpan sendiri dan tidak menceritakannya pada siapapun. So, akhirnya umur R&D baru armox kali ini hanya 1,5 hari...suatu rekor baru!!

07 Januari 2009, Rabu
”As usual” hari rabu adalah hari ”meeting”!!
Rabu ini adalah rapat pertama kita ditahun 2009 ini....Dan ternyata sesuai dugaan kita, meeting pertama ini merupakan meeting yang ”panas”. Adu argumen, silang pendapat, lempar-lemparan wacana, mewarnai rapat siang ini, sampai-sampai membuatku bingung sebagai notulen, entah bagian mana yang harus kucatat, aku seperti dipaksa ”tercebur” dalam ”kehangatan” debat kusir ini. Apapun itu selama demi kebaikan bersama, eh kebaikan Armox, yach kita dukung deh, debat positif kok........

08 Januari 2009, Kamis
Hari ini menu mess adalah ikan kembung goreng dan sayur lodeh. Pulang kantor aku, aulia dan welly makan bareng dimeja makan. Cuma abang yang absen coz dia emang tidak ikut makan bareng kita minggu ini. Kebayang donk, semakin tipislah sumbangan uang makan kita. Atas kesepakatan bersama, akhirnya aku dan aulia berniat menginspeksi kamar abang he..he..,karena patut dicurigai kenapa juga dia pake sok ga gabung ama kita. Tebakan kita saat itu pasti abang menyimpan banyak ”sembako” dan ”bahan pangan” dikamarnya, mungkin saja dia menjarah kampung halamannya dan diselundupkan dikamarnya ha..ha...Sayang niat buruk aku dan aulia tidak berhasil, hiks,hiks, hua, hua.....Karena abang sudah keburu tahu kalau mau ada ”inspektor” yang akan mengobrak-abrik isi kamarnya, alhasil abang tidak berhasil kita pancing untuk keluar dari sarangnya. Akhirnya daripada tidak melakukan apa-apa, dengan sangat terpaksa sepatu-sepatu abang yang bertengger didepan kamarnya aku singkirkan keatas atap dan sandalnya aku sembunyikan ditempat sampah didekat kamar mandinya. Wuh, aksi nakal ini mendapat dukungan sepenuhnya dari aulia dan welly dengan teriakan dan histeria mereka hi..hiii

09 Januari 2009, Jum’at
Iis nimbang berat badan dikamarku....Biasa ekspresinya kurang gembira menemukan fakta bahwa berat badannya masih enggan turun. Huuegh, amat kontras dengan diriku yang juga ”upset” dengan berat badanku yang justru turun jadi 44,5. Bagiku setengah kilo saja sangat berharga. Soalnya liburan kemarin bobotku 45 mendekati 45,5, masa sekarang harus hilang lagi. Bobot lebih dari 45 adalah rekorku sepanjang diArmox setelah sekian lamaaaaaa betah diangka 43, paling ya turun naik setengah kilo. Bobotku yang hampir 46 waktu liburan kemarin cukup membuat ibuku ”surprise” dan ”delightful” karena memang langsung berimbas dipipiku yang terlihat lebih berisi.
Ditengah kebanyakan teman-teman wanitaku yang mengeluh karena bobotnya mudah sekali naik, aku malah bersedih karena bobotku yang mudah sekali turun. Makan ngga bener aja bisa menerbangkan dan menghanguskan bobotku 1 kg. Apapun itu nampaknya aku harus tetap bersyukur : yang penting sehat!

10 Januari 2009, Sabtu
Sabtu ini adalah weekend pertama setelah 5 hari kerja pertama ditahun 2009!
Bangun siang adalah rutinitas hari libur yang sulit sekali aku hindarkan, apalagi cuaca begitu ”mensupport”. Bagaimana tidak, awan mendung menyelimuti langit, nuansa teduh mengiringi hari, dan udara dingin menusuk tulang (deuuh, maklum yang punya sedikit daging hanya bisa menyebutkan tulang). Bantal, guling dan selimut menjadi sahabat setia hingga hari marangkak siang. Meskipun pagi mulai menjauh dan siang mulai beranjak tapi matahari masih saja malas-malasan untuk menghantarkan panasnya. Kalau saja lambungku tidak ”berteriak” minta diisi mungkin aku masih asyik bermanja-manja diperaduanku itu. Setelah cacing-cacing diperutku ini ternafkahi dengan baik, akhirnya dengan sangat-sangat terpaksa aku harus merelakan badanku ”terbasahkan” dan ”terguyur” air alias mandi, demi rencana yang tersusun. Yups, planningku hari ini adalah memangkas rumput taman divila dan membenarkan antena tvnya yang ”doyong” semijatuh setelah intensitas hujan yang lumayan tinggi membuatnya rapuh. Untuk pekerjaan itu aku dedikasikan untuk sang penjaga villa, jejen.
Akhirnya sehabis duhur, aku kevila ditemani ”my loyal driver” Welly, he..he.....
Sesampainya divila ”jiwa inem”ku kembali berkobar. Rasanya ”gatal” melihat ada yang kotor-kotor. Menyapu, mengelap dan menyikat kamar mandi menjadi aktivitas yang sulit terelakkan. Sementara Welly ku biarkan mengutak-atik home theaterku yang sedang sedikit bermasalah disuara ”mic” untuk karaokenya yang tiba-tiba menjadi hilang beberapa waktu lalu. Azas coba-coba Welly ternyata berhasil, mic karaoke kembali berfungsi normal dan bisa ditebak apa yang dia lakukan selanjutnya sambil menungguku ”bebersih”. Dia segera beraksi: berkaraoke dengan ”PD”nya, berdendang dengan suaranya yang kadang keren, kadang fals; kadang muncul kadang tenggelam; kadang lumayan kadang bikin mules; kadang oke, kadang memble; kadang gurih, kadang meringkih; kadang sip, kadang terjepit; kadang bagus, kadang bikin telinga hangus; kadang ca’em, kadang melempem; kadang meledak, kadang bengek; kadang berapi-api, kadang kehabisan nafas (yaa, sebelas duabelas ama aku dech...). Hmmgh, setidaknya ada ”pengamen gratis” yang menemaniku menyapu dan mengepel, lumayan kan.
Setelah villa udah bersih, aksi selanjutnya adalah mengecek dvd terbaruku yang ada film ”twilight”nya itu loh. Cari yang cuma ada satu film satu dvd tidak berhasil, so hanya ada yang satu dvd 8 film. Padahal yang menjadi incaranku hanya film ”twilight” yang notabene menjadi ”box office” disana, mengalahkan film terbarunya james bond gitcu deh. Waktu liburan kemarin diCirebon film itu masih ”coming soon”. Berhubung filmnya masih dibilang baru banget, so bisa ditebak seperti apa tampilan film bajakan ini. Gambarnya buram, kagak jelas, bikin mata ”sepet”, mau dipaksa melotot juga ya emang udah kabur cahayanya. Tapi yah udah syukur kaga macet alias lancar ketika kita coba dicek dibeberapa waktu (kaya kutu loncat..). Jadi meskipun gambarnya ”bureng” yang penting tokoh cakep sang vampirnya masih bisa kelihatan he..he...
Pulang dari vila menjelang sore langsung kecipanas beli gas yang udah habis, untung saja kaga langka tuh gas.

11 Januari 2009, Minggu.
Hmmm, sama seperti hari kemarin, cuaca begitu tidak bersahabat untuk bisa beraksi keluar dari mess ini. Aktivitas keluar hanya untuk satu : cari makan. Untung laptop aku bawa pulang kemess sehingga aku bisa on line mengisi minggu yang sayu ini.
Rasanya tak kudengar ada kehidupan diluar kamarku. Nampaknya tetangga kamarku aulia juga tidak menampakkan batang hidungnya. Bisa kutebak!, pastilah terjebak pada satu platform yang sama denganku. Terjebak cuaca yang membuat kita begitu mencintai kamar kita masing-masing.
Selebihnya tentu saja remote TV sudah pasti menjadi korbanku. Mungkin kalau bisa berteriak, sepertinya remoteku ini sudah mengeluh kesakitan aku siksa. Begitu deh, TV menjadi sahabat setiaku ketika ”holiday” begini. Selain TV, hp nampaknya menjadi korban penyiksaanku yang lain, sebagai sarana ngobrol, ngegosip, curhat, ketawa-ketiwi, pokoknya rumpi deh.

GENG DOROKDOK.......AWAL PERTEMANAN DIUJUNG TAHUN

3:33 PM Posted In Edit This 2 Comments »
29 Desember 2008....H-3 dari momen TAHUN BARU, pergantian ke tahun 2009.
Ke garut...!!!! hmmm, salah satu acara yang terencana untuk mengisi liburan tahun baru tahun ini. Hari senin ini bertepatan dengan Moslem New Year (1 Muharram 1430 H).
Sesuai rencana aku ke Bandung pada hari minggu siang, harusnya sore sudah sampai Bandung, tapi berhubung dibeberapa lokasi macet (terutama cileunyi yang ternyata ada ritual keliling kampung bawa obor di Tahun Baru Islam), jadi ajah nyampe Bandungnya telat pisan, padahal Teh Heni sudah menunggu di simpang dago dengan temannya yang dari Jakarta, Mba Sri.
Sesuai planning, kita bertiga menginap dirumah teh heni dicisitu yang berupa kos-kosan. Berhubung ada kamar yang kosong jadilah kita memanfaatkan tempat itu karena memang lebih mudah terjangkau dan lebih mudah kemana-mana (strategis gitcu loh....)
Sampai disini pemeran dalam cerita ini masih tiga orang. Nah besok paginya langsung membengkak jadi 7 orang. Sesuai hakikat ”holiday” yang kita susun : semakin ramai semakin asyik, semakin heboh semakin semarak, semakin ”gila” semakin seru, semakin banyak orang semakin murah juga patungan uangnya ha..ha...ha.....
Awalnya rencana liburan yang aku susun dengan teh heni adalah untuk mengulang kesuksesan liburan kita waktu tahun baru ke Yogjakarta (aduh lupa, tahun berapa ya itu??...). Yang pasti itu adalah acara ”holiday”nya anak Gracia Pharmindo. Rencana tahun lalu ingin ke gunung bromo saja masih belum kesampaian. Tapi berhubung anak Gracia yang tersisa (tersisa jomblonya he2...), tinggal bertiga (itupun cuma teh heni yang masih loyal di Gracia, kereeen, eh saluut...) maka teh heni ”sang ketua acara” akhirnya melebarkan sayapnya untuk merangkul teman-temannya yang lain untuk bergabung diacara liburan kali ini.
Benar saja, dari pasukan ”girls only” ini yang awalnya aku kenal hanya teh heni dan teh weni (my sisters of Gracia). Alhasil, aku pribadi mendadak mengenal ”tokoh baru” dalam sekejap eh dalam sehari, mba sri, mba tri, mba aminah (kakaknya mba tri) dan mba riyani (temennya mba aminah),,,,,hallo, nyambung ngga neh ceritaku, ketangkap kan? Jangan ribet dibuat simpel aja, soalnya awal pertemanan ke-7 cewek ini juga sangat sangat sangat simpel. Dipertemukan dalam satu waktu, satu acara, satu kehebohan, satu keceriaan dan akhirnya langsung mendaulat diri kita sebagai ”geng” baru. Namanya ”Geng Dorokdok”. Nah lo, sok banget ya langsung PD bikin geng....It’s ok, karena kita bertekad untuk tidak memutuskan tali silaturahmi, meskipun sulit berjumpa dan bersua (cieeee...) yang penting kita mengikrarkan geng kita sebagai geng ”jalan-jalan”, jadi bisa kumpul dan ketemuan lagi dalam acara ”holiday” yang lain.
Kenapa juga menamakan geng kita ”Geng Dorokdok”, itupun ada ceritanya. Simpel juga kok. Hanya karena kita sedikit ”pusing” dan lumayan ”konyol” ketika harus berputar-putar garut kota untuk mencari oleh-oleh khas Garut yang berupa kerupuk kulit yang namanya ”Dorokdok” (ga tau deh tulisan benernya gimana....?), yang merupakan tema terakhir lawatan kita ke Garut hari itu.
Sebenarnya tidak hanya momen cari oleh-olehnya yang ”heboh” tapi pemilihan tempat yang mau dikunjunginya juga lumayan membingungkan. Maklum inginnya semau tempat wisatanya terjelajahi eh tersinggahi, tapi apa daya tangan tak sampai, eh apa daya waktu tak cukup alias tak memungkinkan.
Finally, yang termampiri adalah Candi Cangkuang + situ dan rumah adat kampung pulonya, dan Kawah Kamojang, padahal dua anggota geng ini yaitu teh heni dan mba sri sudah mengantongi informasi yang cukup memadai tentang tempat-tempat wisata di Garut dari internet. (Niat banget kan....)
Namun sayangnya berhubung tidak ada yang tahu garut, dan supirnya pun idem (ternyata sang supir APV kita, pa Heri, bukanlah supir sungguhan dari rental mobil yang kita sewa, supir dadakan doang), maka lengkaplah ”keramaian” kita sepanjang perjalanan yang mengharuskan kita (actually aku dan pa Heri, he...he...) untuk melihat setiap informasi jalan sepanjang perjalanan, fyuuuuh.
Melihat dan memelototi setiap ”marka jalan” saja tidaklah cukup, itupun harus dibantu dan didukung dengan ”kecerewetanku” menanyakan jalan pada orang-orang yang terpilih, maksudnya siapa aja deh yang bisa dijadikan sasaran tembak untuk ”numpang nanya” ha...ha....Alhasil, jabatanku kala itu bukan saja sebagai bendahara (entah karena aku yang paling muda sehingga paling pantas dikerjai hi..hi...) tetapi juga sebagai co-pilot eh maksudnya ”co-driver” (huh, untung saja supirnya ganteng, setidaknya kita berdua jadi bisa lebih kompak, sekompak wajah kita yang sama-sama caem...uhuk...uhuk...).
Ups, tidak hanya itu, jabatanku juga masih ditambah sebagai ”penata gaya” pada session ”foto-foto”. Untuk jabatanku yang satu ini, awalnya inisiatifku sendiri (tanpa paksaan qeqeqe....coz naluri foto model sudah melekat dan terlanjur mendarah daging), tapi akhirnya mereka semua menyadari kelebihanku yang satu itu ha..ha... Setelah mereka melihat kelihaianku dalam ”berekspresi” untuk urusan dokumentasi maka merekapun mendaulatku dengan sukarela dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya, untuk urusan ”pengabadian” setiap momen.

”Geng dorokdok”....hmmm dari namanya saja kita tidak akan pernah lupa bahwa geng itu adalah geng yang tercipta dan terjalin lewat perjalanan liburan kita ke Garut.
”Geng dorokdok" tersetting menjadi geng jalan-jalan, geng holiday, geng travelling, geng refreshing, pokoknya untuk acara-acara yang beraroma wisata deh...
"Geng dorokdok" akan tercatat sebagai pertemanan diakhir tahun....yang semoga akan menjadi pertemanan yang panjang.

"TIM DEADLOCK"......CIREBON CS

3:29 PM Posted In Edit This 0 Comments »
29 - 30 November 2008...
Dua hari dipenghujung bulan November adalah perwujudan dari bentuk kebersamaan pertemanan kita, aku, tami dan mas azis. Hmmmgh, meskipun ”trip” kali ini menyisakan kesalahpahaman kami (tami, aku) dengan arum sehingga dia tidak ikut bergabung dengan kita, tapi apapun itu ”travelling” kita ini tetap sangat berkesan.
Hari pertama, keceriaan dan kegilaan kita salurkan di Dufan, lengkap dengan ”euforia” foto-fotonya, sayangnya mas azis tidak pernah mau ’tertangkap” kamera (dari dulu ampe sekarang selalu”alergi” difoto...), sehingga dengan sangat terpaksa (atau karena dipaksa hi..hi...) mas azislah yang berperan penting dalam ”pengabadian” setiap momen keceriaan kita, dengan bertindak sebagai seksi dokumentasi sejati. Setidaknya bisa diambil sisi positifnya, mas azis menjadi punya kebisaan lain dan dapat mengembangkan bakat baru yaitu sebagai ”fotografer”, apalagi sampel dan objek fotonya adalah dua cewek imut ini, pantas saja kalau kemampuan fotografinya jadi lebih terasah dengan dilatih untuk menangkap objek menarik.
Hari kedua, ”weekend” kita habiskan dipuncak, divilaku dicipanas. Kali ini aku bertindak sebagai tuan rumah. Karena itulah aku begitu bersemangat untuk membawa mereka merasakan nuansa wisata dan ”refreshing” yang memang kental di sini. Tadinya begitu banyak tempat yang ingin kuperlihatkan pada mereka untuk dinikmati, namun berhubung bangunnya pada siang (maklum saja, hari sebelumnya begitu padatttt, dan sampai divilaku sangat larut). Belum lagi sang ”fotografer” yang juga merangkap sebagai ”driver” (kasihan ya mas azis...., semoga pahalamu diterima disisiNya, tapi dia enjoy banget tuch he..he.., mungkin karena ditemani dua cewek cantik kali ya) harus beristirahat lebih lama karena beban jabatannya yang berat he..he....Alhasil, sambil menunggu mas azis ”sadar”, aku dan tami beraksi ”karaoke” (tanpa tahu apakah mengganggu mas azis yang masih rehat..., kayanya sih tidak terganggu, malah membantunya berelaksasi dengan menikmati suara merdu kita yang seperti buluh perindu)
Acara pertama kita di hari kedua liburan kali ini adalah ke kebun strawberry tepatnya ” Puncak Resort Strawberry Ville”. Topiknya adalah memetik dan makan strawberry, minum jusnya dan tentu saja ”foto-foto”. Tema selanjutnya adalah bermain bola plastik, wah seru abizzzzzzzz. Nah, ketika ingin beranjak ketempat selanjutnya tiba-tiba cuaca tidak mendukung. Hujan yang turun sedikit tidak membuatku leluasa untuk mengajak mereka keobjek yang lain. Akhirnya kepuncak adalah alternatif yang paling simpel. Meskipun gerimis, bisa menikmati ”view” yang sangat cantik, hamparan perkebunan teh dan liukan pegunungan disepanjang perjalanan yang berakhir di Masjid Raya Puncak yang kita singgahi.

Tim ”deadlock”, kenapa kita menyebut nama ini, adalah dengan suatu alasan tertentu yang hanya kita yang tahu. Hmmm, weekend yang menyenangkan. Thank my friends, both of you, especially for ”sang driver” dan ”sang fotografer” yang sudah sangat ikhlas mensupport ”holiday” di”weekend” ini, tanpamu liburan kali ini tidak akan sukses.