ADIKSI ROKOK

5:50 PM Posted In Edit This 0 Comments »
KETERGANTUNGAN adalah suatu keadaan fisik dan atau psikis, yang diakibatkan oleh interaksi antara suatu makhluk hidup dan zat kimia tertentu. Ditandai dengan perilaku yang terdorong oleh suatu keinginan untuk terus-menerus mengkonsumsi zat tersebut. Pada taraf ketergantungan tertentu, maka bila penggunaannya dihentkan, akan muncul gejala yang tidak enak. Ketergantungan lebih tinggi tingkatnya dari HABITUASI. Berlainan dengan ketergantungan, pada habituasi seseorang dapat menghentikan kebiasaannya tanpa menimbulkan konsekuensi yang parah. Untuk menggambarkan tingkat ketergantungan yang cukup hebat digunakan istilah ADIKSI.
Ketergantungan terhadap rokok dibagi menjadi ketergantungan fisik dan ketergantungan psikis. Ketergantungannya disebabkan oleh suatu zat NIKOTIN (baca artikel ”NIKOTIN)
Ketergantungan fisik bercirikan terjadinya ”gejala abstinensi” fisik bila penggunaan rokok dihentikan dan terkadang menimbulkan ”rebound” yang berlebihan. Ketergantungan fisik terjadi karena adanya suatu TOLERANSI. Toleransi nikotin dimaksudkan sebagai kecenderungan untuk secara progresif meningkatkan dosis untuk mencapai efek semula.. Penyebab utamanya adalah terjadinya adaptasi dari sel-sel sistem saraf terhadap daya kerja sebagai respons biokimiawi. Ketergantungan fisik maupun toleransi terhadap nikotin merupakan mekanisme “penyesuaian diri” sel-sel tubuh sebagai akibat didudukinya reseptor nikotin secara terus-menerus.
Sindrom penarikan (”withdrawal symptoms”) terjadi bila dilakukan penghentian secara mendadak pada pemakaian rokok (nikotin) yang sudah dalam taraf adiksi kuat atau efeknya dihambat oleh suatu obat antagonis. Sindrom penarikan mengakibatkan timbulnya suatu rangkaian gejala yang tidak enak pada tubuh, dapat berbeda-beda pada setiap individu.
Ketergantungan psikis bercirikan terjadinya ”gejala abstinensi” psikis bila pemakaian rokok dihentikan, karena telah terjalin suatu ikatan psikis yang kuat antara perokok dengak rokok. Nikotin dalam rokok dapat mencetuskan timbulnya ketergantungan psikis bila digunakan secara kontinu. Ketergantungan psikis itu umumnya disebabkan karena nikotin dalam rokok tersebut dapat memberikan efek-efek seperti memberikan perasaan nyaman, menghilangkan ketegangan atau mengurangi kecemasan, menimbulkan perasaan meningkatnya kemampuan fisik maupun mental dan efek-efek lainnya.

No comments: