ABOUT STOP SMOKING
5:53 PM Posted In ABOUT HEALTH Edit This 0 Comments »Suatu ironi dimasyarakat. Ketika kesehatan menjadi sesuatu yang sangat mahal. Ketika uang tak seharusnya terbuang sia-sia untuk hal yang tak berfaedah. Ketika udara bersih menjadi pemandangan yang langka. Ketika sikap saling peduli seharusnya lebih ditumbuhsuburkan. Ketika kenikmatan sepantasnya tidak mengindikasikan pembunuhan......pembunuhan ”sel-sel” tubuh. Pembunuhan karakter ”jaringan” tubuh. Penikmat rokok masih asyik dengan kenikmatannya. Kenikmatan yang mungkin memang nikmat untuknya. Tapi mungkin saja tidak untuk orang lain disekitarnya. Tidak untuk anak-anak dengan tubuhnya yang masih rentan, tidak untuk janin yang masih tertidur diperut ibunya. Tidak untuk paru-paru diseluruh dunia. Tidak untuk kesehatan jiwa raga. Tidak untuk kesehatan publik.
Dari observasi penulis, sebenarnya cukup banyak para perokok yang memiliki keinginan untuk berhenti merokok. Emang sih semua yang berawal dengan niat yang baik dipercaya akan membuahkan hasil yang baik. Tapi semulia apapun niat jika tidak diwujudkan akan sangat sia-sia. Niat baik itu hanya akan tetap teronggok sebagai sebuah keinginan. Keinginan tetap menjadi sebuah keinginan, bila tidak dibuktikan dengan tindakan. Tindakan yang tegas pada diri sendiri. Tindakan yang keras, dan usahakan konsisten tanpa kompromi. That’s about STOP SMOKING. Karena menanggalkan semua yang bersifat “adiksi” harus berazaskan prinsip yang kuat. Meninggalkan semua yang bernafaskan “candu” memerlukan dasar yang mantap. TOTAL, tidak boleh setengah-setengah. Hanya dengan ketotalan itulah maka adiksi itu bisa dikalahkan. Hanya dengan keyakinan maka candu itu bisa disingkirkan.
About stop smoking......Just about MOTIVATION. Kunci keberhasilan untuk berhenti merokok yaitu memiliki motivasi yang kuat. Apapun motivasinya, apapun yang melatarbelakanginya, apapun yang mendorongnya, pastinya semuanya harus dimanfaatkan sebagai pemacu, pemicu dan pendongkrak untuk lepas dari rokok.
About stop smoking…..Not just about AWARENESS. Karena kesadaran bahaya merokok sudah menjadi wacana yang teramat popular. Tidak pernah menjadi klasik. Tapi toh kepopuleran keburukan merokok belum cukup bisa mementalkan para penikmatnya. Para pemujanya masih intens menjaga “keintiman” dengan barang yang dianggap mereka menjadikannya “lengkap”.
About stop smoking......There is WILLPOWER. Kekuatan kemauan untuk melawan keraguan. Kekuatan kemauan untuk membuang kenikmatan. Kekuatan kemauan untuk mematahkan kesakitan. Kekuatan kemauan untuk menampilkan diri sebagai pemenang, yang menang mengalahkan ketidaknyamanan ketika harus meninggalkan kebiasaan merokok. Kekuatan kemauan ketika harus memutuskan ”kekasih” hidupnya.
About stop smoking…..Is about COMMITMENT. Komitmen menjaga kesehatan. Komitmen untuk mencintai hidup. Komitmen untuk mensyukuri setiap denyut jantung sebelum kerja jantung “terancam” karena rokok. Komitmen untuk menikmati setiap hela nafas sebelum paru-parumu mengalami “disfungsi” karena rokok. Komitmen untuk memuja setiap aliran darahmu sebelum darahmu “terkontaminasi” oleh rokok. Komitmen adalah tanggung jawab. Tanggung jawab pada-Nya untuk merawat setiap detail dan jengkal anugerahNya. Tanggung jawab kepada-Nya untuk tidak merusak maha karya merakit dan merancang “sistem” tubuh kita.
Dari observasi penulis, sebenarnya cukup banyak para perokok yang memiliki keinginan untuk berhenti merokok. Emang sih semua yang berawal dengan niat yang baik dipercaya akan membuahkan hasil yang baik. Tapi semulia apapun niat jika tidak diwujudkan akan sangat sia-sia. Niat baik itu hanya akan tetap teronggok sebagai sebuah keinginan. Keinginan tetap menjadi sebuah keinginan, bila tidak dibuktikan dengan tindakan. Tindakan yang tegas pada diri sendiri. Tindakan yang keras, dan usahakan konsisten tanpa kompromi. That’s about STOP SMOKING. Karena menanggalkan semua yang bersifat “adiksi” harus berazaskan prinsip yang kuat. Meninggalkan semua yang bernafaskan “candu” memerlukan dasar yang mantap. TOTAL, tidak boleh setengah-setengah. Hanya dengan ketotalan itulah maka adiksi itu bisa dikalahkan. Hanya dengan keyakinan maka candu itu bisa disingkirkan.
About stop smoking......Just about MOTIVATION. Kunci keberhasilan untuk berhenti merokok yaitu memiliki motivasi yang kuat. Apapun motivasinya, apapun yang melatarbelakanginya, apapun yang mendorongnya, pastinya semuanya harus dimanfaatkan sebagai pemacu, pemicu dan pendongkrak untuk lepas dari rokok.
About stop smoking…..Not just about AWARENESS. Karena kesadaran bahaya merokok sudah menjadi wacana yang teramat popular. Tidak pernah menjadi klasik. Tapi toh kepopuleran keburukan merokok belum cukup bisa mementalkan para penikmatnya. Para pemujanya masih intens menjaga “keintiman” dengan barang yang dianggap mereka menjadikannya “lengkap”.
About stop smoking......There is WILLPOWER. Kekuatan kemauan untuk melawan keraguan. Kekuatan kemauan untuk membuang kenikmatan. Kekuatan kemauan untuk mematahkan kesakitan. Kekuatan kemauan untuk menampilkan diri sebagai pemenang, yang menang mengalahkan ketidaknyamanan ketika harus meninggalkan kebiasaan merokok. Kekuatan kemauan ketika harus memutuskan ”kekasih” hidupnya.
About stop smoking…..Is about COMMITMENT. Komitmen menjaga kesehatan. Komitmen untuk mencintai hidup. Komitmen untuk mensyukuri setiap denyut jantung sebelum kerja jantung “terancam” karena rokok. Komitmen untuk menikmati setiap hela nafas sebelum paru-parumu mengalami “disfungsi” karena rokok. Komitmen untuk memuja setiap aliran darahmu sebelum darahmu “terkontaminasi” oleh rokok. Komitmen adalah tanggung jawab. Tanggung jawab pada-Nya untuk merawat setiap detail dan jengkal anugerahNya. Tanggung jawab kepada-Nya untuk tidak merusak maha karya merakit dan merancang “sistem” tubuh kita.
No comments:
Post a Comment