JAMU KIMIA

8:03 PM Posted In Edit This 1 Comment »
Hasil penelitian BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) yang menemukan adanya kandungan BKO (Bahan Kimia Obat) dalam komposisi jamu memang bukan ”isu” baru, tapi nampaknya kian menjamur ditemukan dimasyarakat.
Jamu pada hakikatnya adalah produk alami, berbau tradisonal, ”murni” menggunakan bahan-bahan alam sehingga notabene miskin efek samping. Keamanannya akan selalu lebih baik jika dibandingkan dengan bahan obat yang berbau kimia dan sintesis.
Faktanya, masyarakat Indonesia masih sangat banyak yang mempercayakan jamu sebagai konsumsi lazim untuk menjaga dan memelihara kesehatan. Bahkan ada yang menjadikannya sebagai sutu tradisi dan kebiasaan. Sehingga sangat disayangkan ketika inspeksi BPOM menemukan banyak beredarnya JAMU KIMIA. Yaitu jamu yang dicampurkan dengan zat-zat kimia untuk meningkatkan efektifitasnya. Zat kimia yang umumnya digunakan oleh para produsen jamu adalah paracetamol, antalgin/metampiron, dexamethasone, phenilbutazone, prednison, furosemide, piroxicam, allopurinol, sibutramin dan masih banyak zat kimia lainnya. Tentu saja hal itu sangat merugikan konsumen karena bahan-bahan kimia tersebut dapat menimbulkan banyak efek samping bila digunakan dalam jangka waktu lama, apalagi dengan takaran dan dosis yang ”seenaknya”.
Sudah saatnya para konsumen jamu untuk lebih berhati-hati dalan memilih jamu. Jamu yang memberikan efek ”instant” patut dicurigai, karena pada hakikatnya daya kerja jamu tidak akan sekuat dan sehebat zat kimia.
Jamu diharapkan tetap menjadi salah satu cirikhas ”indigenous” Indonesia. Alangkah baiknya jika jamu terebut tetap dilestarikan dengan ”keasliannya” dan ”kemurniannya”.

1 comment:

Budi Wahyu Wibowo's Blog said...

"..daya kerja jamu tidak akan sekuat dan sehebat zat kimia.."

Pegagan, efeknya 40 kali lebih cepat dibanding Ginko Biloba
(Drs. Sampurno, Kelapa eh Kepala BPOM)

Teripang, berefek antitumor semua jenis tumor
(Jaime Rodriguez, Universidad de Santiago de Compostela, Spanyol)

TBC sembuh 100% dengan kombinasi mengkudu dan jahe dalam -+ 2 bulan saja
tetapi dosis dan komposisi kombinasi yg dirahasiakan
(Prof. Dr. Elin Y. Iskandar, 2007)

Diabetes Mellitus, sembuh dgn daun bungur dan kombinasi herbal pendukung-
nya dlm 2 bulan, tidak dirahasiakan
(Prof. Dr. Edi G. Amir, gurubesar IPB)

Anti-HIV, asam ganoderat dari jamur Ling Zhi
(Sahar El-Mekkawy, Toyama Medical and Pharmaceutical University,
Jepang)
...
...
...

...the amazing cure provided by Alloh for us!
...tidakkah ini menunjukkan kasih sayang-Nya?


Tentu perlu menggunakan obat kimia saat cabut gigi biar gak sakit. Tapi
amat rugi bila mengobati penyakit pada gejala yg timbul, bukan pada
penyebab apa yg mendasarinya, dan perbaikan organ HANYA dapat dilakukan
dengan obat herba (Jamu), bukan obat kimia -> hayo ngakuuuuu ;)

Maka BENARlah Rosul-Nya dalam ucapan:
"Semua penyakit ada OBATnya kecuali ketuaan." (alHadits)

Smg bmnfaat!
24 Agt 2008