PILIHAN HATI

4:03 PM Posted In Edit This 2 Comments »
Aku ingin memilihmu karena hatimu yang masih ”bersih” dari aroma percintaan. Aku ingin memilihmu karena hatimu yang masih suci dari ”permainan”. Aku ingin memilihmu karena ”formasi” hatimu yang masih utuh. Aku ingin memilihmu karena kesederhanaan hatimu. Aku ingin memilihmu karena hidupmu yang masih jauh dari ”modernitas”. Aku ingin memilihmu karena hidupmu yang ”sepi” kemelut hati. Aku ingin memilihmu karena kemampuanmu untuk membimbingku agar selalu lurus. Aku ingin memilihmu karena hidupmu yang jauh dari keresahan. Aku ingin memilihmu karena kepolosan hatimu. Aku ingin memilihmu karena kesombongan merupakan barang langka untukmu. Aku ingin memilihmu karena harmoni hidupmu yang seimbang. Aku ingin memilihmu karena kecintaanmu pada-Nya.

Aku ingin memilihnya karena hidupnya yang penuh warna. Aku ingin memilihnya karena pelangi hidupnya yang menggoda. Aku ingin memilihnya karena gemerlap hatinya yang merayu. Aku ingin memilihnya karena keromantisannya yang menggelitik. Aku ingin memilihnya karena dunianya yang dinamis. Aku ingin memilihnya karena berhasil mengantongi secuil rasaku. Aku ingin memilihnya karena kesanggupannya mengobati sedihku. Aku ingin memilihnya karena kerenyahannya membuka cakrawalaku. Aku ingin memilihnya karena kepandaiannya mencetuskan tawaku. Aku ingin memilihnya karena kelihaiannya menculik perhatianku. Aku ingin memilihnya karena kebisaannya memberangus sepiku. Aku ingin memilihnya karena kesuksesannya melelehkan kerasku.

Kau atau Dia..........Tak seharusnya mengusikku berbarengan………
Kau atau Dia..........Tak semestinya menggangguku bersamaan...........

2 comments:

Heny said...

bisaan euy bikin rangkaian katanya..........dalem banget gitu....

htttp//:kebunilmu.blogspot.com

Budi Wahyu Wibowo's Blog said...

Memilih adalah hak lelaki.
Menolak adalah hak wanita.

Wanita dipilih berdasar pada:
1.hartanya
2.keturunannya (bangsawan, pejabat, etc.)
3.kecantikannya
4.agamanya
Beruntunglah bila memilih no. 4, karena
tanganmu tidak akan 'berlumur debu' (kiasan Rosul saw).

Bila memilih hartanya, maka Alloh akan memiskinkanmu.
Bila memilih keturunannya, niscaya Alloh akan merendahkanmu.
Bila memilih kecantikannya, niscaya Alloh akan menjelekkan rupanya
untukmu,
Bila memilih agamanya, niscaya Alloh memberkahimu.(alHadits)

Berlaku pula kebalikan, untuk wanita.

Mungkin gitu ya, mengapa ulama melarang pacaran.
Tapi bagi yang sudah pacaran gimana? Harus ada solusi donk...

"Islamu adalah terapi hidupmu!" (Quote from my-lovely 'ulama)

Banyak yang pacaran dgn tujuan menyamakan rasa, menyamakan kepribadian,
mengenal lebih dekat, tapi lupa satu hal: menyamakan kebenaran.

Banyak yg pacaran dgn maksud menyatukan visi, misi, dan tujuan hidup
di dunia, tapi lupa satu hal: menyatukan kebenaran yg dipegangnya.

Berlandaskan kebenaran yang dipegang seseorang-lah, suatu perbuatan
dilakukan. Akan terus berseberangan sebelum sama kebenaran keduanya.

Alhasil, pacaran malah menjauhkan mereka dari Alloh, bukan
mendekatkan pada Alloh.

Memang aneh, koq pacaran mendekat pada Alloh?
Jika yakin, pasti BISA!

Asal ada bimbingan aja dari Alloh dan Rosul-Nya.

Proses menyamakan kebenaran ini oleh Rosul saw diajarkan pada
ummatnya di Mekkah selama 13 tahun! Dengan penanaman
aqidah yang benar.

Adakah yg melanjutkannya?


Smg bmanfaat!
24 Agt 2008