DEFISIT TEGAR

9:21 AM Posted In Edit This 0 Comments »
Air mata ini menetes perlahan.....
Perlahan namun pasti

Bulir-bulirnya mulai menyapu pipiku
Hingga akhirnya deras membasahi kulit wajahku bak air bah

Air mata ini tak kuasa kuhentikan
Perih ini tak mampu aku tolerir

Kerasku sekejap melunak cenderung lembek
Tegakku sesaat melemah menuju kegoyahan
Kuatku seketika melumpuh condong kearah rapuh
Sedihku serempak bergulir mengiringi ceriaku

Ketegaranku tereduksi......ke titik nadir
Ketegaranku mengalami defisit.....ke titik nol
Ketegaranku terkikiskan.....ke titik awal
Tegar yang susah payah aku bangun
Tegar yang sekuat tenaga aku susun

Ternyata aku, adalah aku yang gemar menipu diriku sendiri
Ternyata aku, adalah aku yang masih tenggelam dalam keangkuhanku
Ternyata aku, adalah aku yang kini kalah oleh kebohonganku
Ternyata aku, adalah aku yang hanya bisa meratapi kesombonganku
Menampik cinta yang ada.......
Menutup hati yang seharusnya terbuka.......
Menghindari rasa yang mulai mekar.......
Memberangus hati yang mulai menggeliat.......

No comments: